Riyad Mahrez masih menjadi salah satu pemain sayap paling disegani di dunia sepak bola pada tahun 2026. Sepanjang kariernya, ia telah membuktikan kemampuan luar biasa dalam menggiring bola, memberikan assist, dan mencetak gol penting.
Pemain asal Aljazair ini memulai langkah besarnya di Eropa sebelum akhirnya menjadi ikon di Liga Arab Saudi. Perjalanannya penuh dengan trofi dan pengakuan individu yang langka bagi pemain Afrika.
Perjalanan Karier Riyad Mahrez
Mahrez mengawali karier profesionalnya di Prancis bersama Le Havre, lalu pindah ke Leicester City pada 2014. Kepindahan itu menjadi titik balik karena ia menjadi bintang utama saat Leicester menjuarai Premier League 2016 secara dramatis.
Setelah lima musim gemilang, ia bergabung dengan Manchester City pada 2018. Di sana ia mengoleksi berbagai gelar, termasuk tiga Premier League dan Liga Champions Eropa 2023.
Puncak Karier di Manchester City
Di bawah asuhan Pep Guardiola, Mahrez berkembang menjadi pemain sayap yang sangat efektif. Ia sering menjadi pembeda dalam laga-laga besar berkat umpan silang akurat dan tendangan bebas mematikan.
Kontribusinya tidak hanya diukur dari gol, tetapi juga dari kreativitas yang membuat lini serang City semakin variatif. Mahrez adalah salah satu kunci sukses City dalam mendominasi sepak bola Inggris di era 2020-an.
Gaya Bermain dan Keunggulan
Mahrez dikenal dengan kaki kirinya yang lincah dan kemampuan memotong dari sayap kanan ke dalam. Gerakannya sulit diantisipasi oleh bek lawan karena perubahan tempo yang tiba-tiba.
Keunggulan utamanya juga terletak pada visi permainan dan akurasi passing. Ia bisa menjadi playmaker dari sisi lapangan, seringkali menciptakan peluang emas bagi rekan setim.
Selain itu, Mahrez memiliki ketenangan luar biasa saat menghadapi tekanan. Ia jarang kehilangan bola dan selalu mencari ruang untuk melepaskan tembakan atau umpan.
Kontribusi untuk Timnas Aljazair
Bagi Aljazair, Mahrez adalah kapten dan panutan di dalam dan luar lapangan. Ia memimpin tim meraih Piala Afrika 2019 dan menjadi pemain kunci dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.

Di tahun 2026, perannya masih sangat vital untuk membimbing pemain muda Aljazair. Pengalamannya di level tertinggi menjadi aset berharga bagi perkembangan sepak bola Afrika.
Mahrez selalu tampil totalitas saat membela negara, menunjukkan loyalitas yang membuatnya dicintai pendukung. Ia seringkali menjadi penentu lewat momen-momen genting di pertandingan penting.
Karier di Liga Arab Saudi bersama Al-Ahli
Pada 2023, Mahrez memutuskan pindah ke Al-Ahli di Liga Pro Saudi. Keputusan itu membawanya ke lingkungan baru dengan tantangan berbeda, namun ia tetap menunjukkan kualitas kelas dunia.
Bersama Al-Ahli, ia menjadi motor serangan dan ikon klub yang menarik perhatian global. Kehadirannya membantu meningkatkan kualitas liga dan menarik lebih banyak penggemar.
Hingga 2026, Mahrez masih konsisten mencetak gol dan assist di kompetisi lokal. Ia juga menjadi mentor bagi pemain asing lainnya yang bergabung dengan klub Arab Saudi.
Prestasi dan Warisan
Daftar prestasi Mahrez mencakup lima trofi Premier League, satu Liga Champions, Piala FA, dan Piala Afrika. Ia juga pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika pada 2016.
Warisan yang ditinggalkannya tidak hanya berupa gelar, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Aljazair dan Afrika. Mahrez membuktikan bahwa pemain dari luar Eropa bisa bersinar di panggung utama.
Di tahun 2026, namanya tetap disebut sebagai salah satu pemain sayap terhebat dalam sejarah sepak bola. Dedikasinya terhadap permainan menjadi contoh abadi bagi atlet di seluruh dunia.
Kesimpulan
Riyad Mahrez adalah sosok yang telah mengukir sejarah panjang dalam sepak bola global. Dari Leicester hingga Al-Ahli, ia selalu tampil konsisten dan penuh kelas.
Dengan segala pencapaian dan pengaruhnya, Mahrez layak dikenang sebagai legenda hidup. Perjalanan kariernya terus menginspirasi banyak orang hingga tahun 2026 dan seterusnya.

