Berita BojonegoroFeatured

Ahmad Supriyanto Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Periode 2025-2030

BOJONEGORO (RAKYATINDEPENDEN)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Partai Golkar) Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI yang  digelar di Hotel Estern yang berada di Jalan Veteran, Bojonegoro Kota, Senin (18/8/2025).

Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar Bojonegoro yang dihadiri 614 Kader Golkar itu, berlangsung sangat meriah namun tetap khidmat itu digelar Senin 18 Agustus – Selasa 19 Agustus 2025.

Ahmad Supriyanto secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Jawa Timur, periode 2025-2030, Senin (18/8/2025)

Dia berjanji akan merangkul semua potensi, utamanya anak-anak muda untuk merebut kembali kemenangan Golkar di kabupaten Bojonegoro ini.

Ahmad Supriyanto ditetapkan sebagai calon tunggal setelah mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta musda. Sebanyak 33 suara sepakat memilih Ahmad Supriyanto sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, menggantikan Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Mitroatin yang telah memimpin Partai Berlambang Pohon Beringin itu selama 2 periode,

Selain menetapkan ketua baru, musda juga bakal membentuk tim formatur. Tim tersebut bertugas menyusun struktur kepengurusan Golkar Bojonegoro Periode 2025-2030.

“Hari ini saya menerima amanah dari pengurus Golkar dari tingkat bawah untuk meneruskan perjuangan Bu Mitro’atin sebagai Ketua DPD Golkar Bojonegoro,” demikian dikatakan Ketua DPD Golkar Bojonegoro terpilih, Ahmad Supriyanto.

Lanjut Ahmad Supriyanto, dirinya mengatakan bahwa amanah yang diteruma itu sebagaisarana untuk merebut kembali kemenangan Partai Golkar di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini. Sebagimana pesan Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufti, apabila Golkar Bojonegoro ingin menang kuncinya adalah rapatkan barisan.

“Saat tim formatur sudah terbentuk, jangan ada kader Golkar yang intervensi. Hal ini untuk kepentingan Golkar jangka panjang, bukan sebaliknya untuk kepentingan politik sesaat,” ungkap pria yang juga Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro itu menegaskan.

Mas Pri –demikian panggilan akrab Ahmad Supriyanto – dirinya berjanji Partai Golkar Bojonegoro akan merangkul semua potensi yang ada. Karena itu dirinya meminta jangan sampai saat di formatur ada pembatasan. Minimal di tubuh Golkar, 50 persen susunan kepengurusan harus bersal dari anak-anak muda.

“Mengapa pengurus Golkar Bojnegoro harus 50 persen anak-anak muda dikarenakan mayoritas pemilih di Kabupaten Bojonegoro dikarenakan 60 persen pemilihnya adalah kaum Gen-Z. Jadi hukumnya wajib, 50 persen pengurus dari Gen-Z,” pungkasnya.

Hadir dalam Musda XI DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufti, Bupati Tuban yang juga Ketua DPD Partai Golkar Tuban Aditya Halindra Faridzky, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Mitro’atin Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro periode 2020-2025, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Se-Kabupaten Bojonegoro, Para Ketua Partai Politik di Kabupaten Bojonegoro serta undangan lainnya.

**(Kis/Red)

Sukisno

Seorang Wartawan Veteran di Daerah Bojonegoro

Related Articles