Berita BojonegoroFeatured

Pemdes Sugihwaras Bekerjasama Dengan Institut At-Tanwir Gelar Pelatihan Pengembangan Keunggulan Desa Jadikan ‘Sugihwaras Kampoeng Konveksi’

BOJONEGORO (RAKYATINDEPENDEN) – Pemerintah Desa (Pemdes) Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, terus berupaya meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) warganya.

Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Pengembangan Keunggulan Desa menuju Sugihwaras Kampoeng Konveksi. Kegiatan bekerjasama dengan Institut At-Tanwir Talun, Sumberrejo dengan menghadirkan MyFelt Kreasi Mulia guna memberikan pelatihan pembutan berbagai aksesoris yang berasal dari bekas kain konveksi.

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Sugihwaras, Selasa (19/8/2025) diikuti oleh 70 orang yang semuanya wanita baik remaja putri hingga ibu-ibu rumah tangga warga setempat.

Dalam pelatihan tersebut, hadir sebagai pemateri yakni, Mintorowati,SE,S.Pd, yang juga Direktur MyFelt Kreasi Muda, didampingi Eryul Mufidah yang berasal dari Akademisi dari Bojonegoro.

Tampak, warga yang sedang mengikuti Pelatihan Pengembangan Keunggulan Desa menuju Sugihwaras Kampoeng Konfeksi, yang digelar di Balai Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, Selasa (19/8/2025)

Dalam pelatihan itu, setelah diberikan materi, peserta langsung diajari praktek membuat Boneka, gantungan kunci, bunga dan berbagai aksesoris dari kain bekas atau limbah konveksi yang selama ini hanya dijual kiloan tapi kini bisa jadi barang yang memiliki nilai jual yang bisa memberikan tambahan inkam bagi warga setempat.

Direktur MyFelt Kreasi Mulia Mintorowati dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya memanfaatkan kain bekas konveksi yang melimpah di Kampoeng Konveksi Sugihwaras tersebut, yang bisa dibuat menjadi aksesaoris yang sangat bagus dan punya nilai jual yang sangat bagus.

“Kita manfaatkan kain bekas menjadi boneka, gantungan kunci, bunga dan aksesoris lainya. Kita ajari remaja putri dan ibu-ibu sampai mereka bisa sehingga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan mampu memberikan tambahan inkam pada ibu-ibu warga Desa Sugihwaras ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Sugihwaras Eko Budi Susanto dalam kata sambutanya mengatakan, bahwa dalam kegiatan pelatihan ini pihak Pemdes Sugihwaras bertujuan meningkatkan SDM warganya sekaligus memberikan pekerjaan berupa pemanfaatan kain bekas yang selama ini dijual kiloan.

Foto Bersama: Pj Kades Sugihwaras Eko Budi Susanto usai kegiatan Pelatihan Pengembangan Keunggulan Desa menuju Sugihwaras Kampoeng Konfeksi, yang digelar di BalaiDesa Sugihwaras Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, Selasa (19/8/2025)

“Kampoeng Konveksi Sugihwaras memiliki limbah bekas kain konveksi yang lumayan banyak dan selama ini hanya dijual kiloan. Jika bisa dimanfaatkan untuk dibuat berbagai aksesoris maka akan memiiliki nilai tinggi dan bisa memberikan tambahan inkam kepada warga Desa Sugihwaras sini,” demikian dikatakan Pj Kepala Desa Sugihwaras Eko Budi Susanto, Selasa (19/8/2025).

Lanjut Mas Eko –demikian, panggilan Akrab Pj Kepala Desa Sugihwaras Eko Budi Susanto- seterlah warga bisa membuat kerajinan dari kain bekas itu selanjutnya akan dilanjut dengan pelatihan pemasaran termasuk menggandeng outlet-outlet karena pemasaran itu memiliki peran penting mengenai maju dan mundurnya pengelolaan sebuah usaha.

“Semoga upaya kita untuk meningkatkan SDM ini diberikan kelancaran dan mampu memberikan tambahan penghasilan sehingga mengurangi angka kemiskinan menuju Desa Sugihwaras yang berdaya dan menjadi tolok ukur desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Sugihwaras, menuju Bojonegoro yang bahagia makmur membaggakan,” tegasnya.

Di akhir komentarnya, Mas Eko berharap semoga dengan digelarnya kegiatan Pelatihan Pengembangan Keunggulan Desa ini, tujuan untuk mewujudkan Desa Sugihwaras sebagai Kampoeng Konveksi segera tercapai.

**(Kis/Red)

Sukisno

Seorang Wartawan Veteran di Daerah Bojonegoro

Related Articles