Edy Herwiyanto, sosok yang dikenal dengan rekam jejak kepemimpinan kuat dan dedikasinya terhadap komunitas otomotif, secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Kediri Volkswagen Club (KVC) untuk periode bakti 2025 hingga 2028. Penunjukannya ini merupakan hasil musyawarah mufakat yang penuh semangat kekeluargaan, mencerminkan kepercayaan besar dari seluruh anggota klub terhadap visinya. Prosesi serah terima kepengurusan yang khidmat, sekaligus menjadi momen penting dalam perjalanan klub, diselenggarakan di Omah Sawah Kota Kediri, sebuah lokasi yang strategis dan nyaman, berbarengan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Volkswagen Jawa Timur pada Minggu, 7 Desember 2025. Acara tersebut tidak hanya menandai pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga mengukuhkan Kediri sebagai pusat perhatian komunitas Volkswagen di Jawa Timur, bahkan Indonesia, dengan adanya amanah besar untuk menjadi tuan rumah Jambore Nasional (Jamnas) VW pada tahun 2026 mendatang.
Dalam sambutan perdananya setelah resmi menjabat, Edy Herwiyanto menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh anggota KVC Kota Kediri yang telah memberikan mandat dan kepercayaan kepadanya. "Terima kasih kepada teman-teman KVC Kota Kediri yang telah memberikan mandat kepada saya untuk menjadi Ketua periode 2025-2028," ujarnya dengan nada penuh optimisme namun juga menyadari beratnya tanggung jawab yang diemban. Ia tidak menampik bahwa kepemimpinannya kali ini membawa misi yang tidak ringan, terutama dalam mempersiapkan dan mensukseskan Jambore Nasional VW 2026 yang rencananya akan digelar di Kota Kediri. Jambore Nasional adalah ajang pertemuan akbar para pecinta mobil Volkswagen dari seluruh penjuru Indonesia, yang tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga pameran mobil klasik, bursa suku cadang, serta berbagai kegiatan sosial dan hiburan yang dinanti-nanti.
Edy menegaskan komitmennya untuk membawa KVC ke arah yang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia menyatakan bahwa KVC di bawah kepemimpinannya akan segera berkolaborasi erat dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mendukung berbagai program pembangunan. Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah sejalan dengan visi Kota Kediri untuk menciptakan Kediri City Tourism, sebuah inisiatif yang bertujuan mengangkat potensi pariwisata kota. Dengan kehadiran ribuan anggota komunitas VW dari berbagai daerah saat Jamnas nanti, KVC bertekad untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempromosikan destinasi wisata Kediri, sekaligus turut serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang akan direncanakan. "Tentunya ini merupakan tugas berat buat kita selaku pengurus untuk mensukseskan jambore nasional di Kota Kediri yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2026," tambahnya, menandakan fokus utama kepengurusannya.
Terkait persiapan Jambore Nasional VW 2026, Edy Herwiyanto memaparkan sejumlah rencana kegiatan yang inovatif dan menarik. Selain kegiatan bakti sosial yang telah menjadi tradisi dalam setiap pertemuan besar komunitas otomotif, KVC juga berencana untuk menggelar acara unik seperti nikah massal di dalam mobil VW. Konsep ini diharapkan tidak hanya menarik perhatian publik secara nasional, tetapi juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pasangan yang berpartisipasi, sekaligus mengukuhkan identitas unik mobil VW sebagai bagian dari momen spesial dalam hidup. "Ini akan dikomunikasikan dengan pemerintah kota kemudian dengan beberapa pihak, supaya bisa mensukseskan beberapa kegiatan tersebut," jelasnya. Ia berharap, inisiatif-inisiatif ini akan turut mendorong kemajuan Kota Kediri. "Semoga Kota Kediri semakin maju, masyarakatnya lebih sejahtera. Tentunya dengan kehadiran kami ini mudah-mudahan juga bisa bermanfaat," bebernya, menunjukkan komitmen KVC terhadap dampak positif bagi lingkungan sekitar.
- Rakyatindependen.id Tingkatkan Infrastruktur Digital, Janjikan Pengalaman Berita Lebih Cepat dan Akurat Pasca-Gangguan Teknis Sementara
- Riza Zakaria: Hak dan Kewajiban Peserta JKN Kunci Ketenangan dalam Mengakses Layanan Kesehatan
- Api Meledak dari Korek Gas, Toko Ikan Hias di Magetan Nyaris Ludes dalam Insiden Dramatis
Selain agenda besar Jamnas 2026, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Volkswagen Jawa Timur yang diselenggarakan bersamaan dengan serah terima kepengurusan KVC juga menghasilkan kesepakatan penting lainnya. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, seluruh klub Volkswagen se-Jawa Timur menyepakati aksi penggalangan donasi. Bantuan ini akan disalurkan kepada korban bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatra, menunjukkan bahwa komunitas pecinta mobil klasik ini tidak hanya fokus pada hobi semata, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap sesama. Inisiatif ini memperkuat citra komunitas VW sebagai organisasi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Ketua Korwil Jatim, Sugeng Riyanto dari Volkswagen Club, turut memberikan pandangannya terkait acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa rangkaian acara serah terima pengurus dan rakerda ditutup dengan parade mobil VW berkeliling Kota Kediri. Parade ini bukan sekadar konvoi biasa, melainkan sebuah strategi awal untuk memperkenalkan potensi wisata Kota Kediri kepada para peserta dan masyarakat luas, sekaligus pemanasan untuk Jambore Nasional 2026. Puluhan mobil VW klasik dengan berbagai tipe dan warna memeriahkan jalan-jalan utama Kediri, menarik perhatian warga dan wisatawan. "Kita akan parade beberapa spot wisata di Kota Kediri, sebagai sarana agar setiap yang datang ke Jamnas tahun 2026 bisa pulang membawa bekal, bisa disampaikan ke keluarga dan teman menyampaikan bahwa Kediri ini adalah sebuah kota yang layak untuk dikunjungi, sehingga nanti akan meningkatkan daya wisata yang ada di Kota Kediri," terangnya, menekankan pentingnya promosi pariwisata sejak dini.
Sugeng Riyanto menyatakan optimismenya yang tinggi bahwa Kota Kediri akan mampu menjadi tuan rumah Jamnas VW 2026 yang sukses besar. Optimisme ini didasari oleh beberapa faktor kunci. Pertama, ia menilai KVC merupakan salah satu klub tertua di Indonesia, bahkan disebut-sebut memiliki usia yang melampaui usia Volkswagen Club (VVC) pusat. KVC juga merupakan salah satu inisiator atau pembentuk dari VVC pusat, menunjukkan akar sejarah dan kekuatan organisasinya. Kedua, kepemimpinan Edy Herwiyanto menjadi jaminan keberhasilan. "Saya optimis banget karena Kediri adalah salah satu klub yang sudah tua, bahkan melebihi umur dan VVC pusat, karena Kediri salah satu yang membentuk. Kemudian dengan kepemimpinan Pak Edy yang kita tahu bahwa beliau ini seorang tokoh masyarakat, insya Allah Kediri akan semakin maju," tegas Sugeng, menggambarkan Edy sebagai figur yang memiliki kapasitas dan pengaruh dalam masyarakat. Dengan pengalaman organisasi Edy yang mumpuni, serta dukungan penuh dari anggota KVC dan pemerintah daerah, Kediri diyakini akan mampu menggelar acara berskala nasional ini dengan sangat baik.
Menurut data Korwil Jatim, komunitas Volkswagen di Jawa Timur sangatlah solid dan berkembang pesat. Terdapat 19 klub Volkswagen yang menjadi anggota resmi di bawah koordinasi Korwil Jatim, tersebar di berbagai kota dan kabupaten, mulai dari Ponorogo dan Ngawi di bagian barat, hingga Jember dan Lumajang di bagian timur. Total ada lebih dari 200 anggota aktif yang secara rutin terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas. Angka ini diperkirakan akan melonjak drastis saat Jambore Nasional 2026 di Kota Kediri, dengan proyeksi kehadiran hingga 1.000 pecinta mobil VW dari seluruh pelosok Tanah Air. Ribuan unit mobil klasik Volkswagen, mulai dari Beetle (Kodok), Combi, Karmann Ghia, hingga Safari, diperkirakan akan memadati Kediri, menciptakan pemandangan yang langka dan menawan. Kehadiran ribuan peserta ini tentu akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Kediri, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, oleh-oleh, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Dengan persiapan yang matang dan semangat kebersamaan, KVC di bawah kepemimpinan Edy Herwiyanto siap mengukir sejarah baru bagi Kota Kediri dan komunitas Volkswagen Indonesia.
(rakyatindependen.id)

