Bojonegoro Jawa Timur– Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Purwosari periode 2026–2031 dipimpin langsung oleh Ike Widiya Ningrum selaku Camat Purwosari. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Mansyur, Ketua MUI Kecamatan Purwosari KH. Ghufron Munajat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Purwosari, H. Hamim Thohari Kepala KUA Kecamatan Purwosari serta jajaran pengurus MUI se-Kecamatan Purwosari.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran MUI di tengah masyarakat, khususnya dalam membina kehidupan keagamaan, menjaga kerukunan umat, serta meningkatkan sinergi antara ulama dan pemerintah dalam mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Purwosari.
Dalam sambutannya, Camat Purwosari Ike Widiya Ningrum menyampaikan harapan agar pengurus MUI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, ulama, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan kondusif.
“Pengurus MUI yang baru diharapkan dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat, serta terus menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat. Kolaborasi antara ulama dan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan Kecamatan Purwosari yang aman, damai, dan harmonis.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Mansyur dalam sambutannya diharapkan menekankan pentingnya peran ulama dalam membimbing umat, memberikan pencerahan keagamaan, serta menjaga nilai-nilai Islam yang moderat dan penuh kedamaian.
Ia juga diharapkan mengajak seluruh pengurus MUI Kecamatan Purwosari untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menjalankan program organisasi, sehingga keberadaan MUI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pengurus MUI hendaknya senantiasa menjaga kepercayaan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta hadir memberikan bimbingan dan solusi terhadap berbagai persoalan keagamaan di tengah masyarakat,” demikian rumusan pesan yang dapat disesuaikan dengan pernyataan Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro.
Ketua MUI Kecamatan Purwosari KH. Ghufron Munajat juga diharapkan menyampaikan komitmennya untuk mengemban amanah organisasi bersama seluruh jajaran pengurus selama periode 2026–2031.
Menurut rumusan sambutan yang dapat disesuaikan, ia menekankan bahwa kepengurusan baru membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan semangat pengabdian agar berbagai program pembinaan umat dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh pengurus MUI di tingkat kecamatan dan desa untuk terus bersinergi dalam menjaga kerukunan, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Kehadiran Forkopimcam Purwosari dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan yang kondusif.
Dengan dilantiknya pengurus MUI Kecamatan Purwosari periode 2026–2031, diharapkan organisasi ini semakin aktif menjalankan peran sebagai wadah musyawarah para ulama, pembimbing umat, serta mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera.
Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi jajaran pengurus baru untuk menjalankan program kerja dan pengabdian kepada umat dengan berlandaskan tanggung jawab, kebersamaan, serta komitmen menjaga persatuan masyarakat Kecamatan Purwosari. ( Yan / Red ).
