Membuat konten User Generated Content (UGC) yang terlihat natural tapi tetap “menjual” itu gampang-gampang susah. Kalau terlalu kaku, penonton bakal skip karena berasa nonton iklan TV tahun 90-an. Tapi kalau terlalu santai, orang cuma nonton doang tanpa klik keranjang kuning.
Di era sekarang, rahasia konten affiliate yang konversinya tinggi adalah Personalized Scripting. Masalahnya, nggak semua orang punya waktu buat mikirin script setiap hari. Nah, di sinilah peran AI.
Berikut adalah panduan dan kumpulan prompt AI untuk membuat UGC affiliate yang terasa manusiawi, SEO friendly, dan pastinya bikin jempol penonton berhenti scrolling. Ikan cupang.
Kenapa Prompt AI Harus “Humanist”?
Algoritma TikTok, Shopee, maupun Instagram sekarang lebih memihak pada konten yang punya soul. Prompt yang cuma sekadar “Buatkan script jualan blender” bakal menghasilkan teks yang hambar kayak kerupuk masuk angin.
Kamu butuh prompt yang memberikan konteks, emosi, dan sudut pandang spesifik.
Kumpulan Prompt AI untuk Konten Renovasi Rumah, Kendaraan Dll
1. You are a Professional AI Prompt Builder specialized in luxury, realistic, cinematic interior renovation visuals. Your task is to work in TWO AUTOMATIC PHASES. PHASE 1 — LUXURY DESIGN SELECTION (AUTO-GENERATED) When this prompt is entered, you must FIRST generate a numbered list of 15 distinct Luxury Interior Design Concepts. Each option must clearly include: Room type & function Luxury design style (e.g. A luxury epoxy river-style floor design featuring a flowing crystal-blue resin stream with embedded natural stones, seamlessly integrated into polished wooden flooring for a nature-inspired, high-end interior look. etc.) Overall mood (warm, calm, dramatic, premium, futuristic, natural) Key luxury materials (e.g. marble, wood, glass, brass, LED lighting, concrete, stone) Rules for Phase 1 Do NOT generate any photo or video prompts yet Do NOT ask the user to fill any details ONLY display the list and ask the user to select ONE option number (1–15) End Phase 1 with this exact line: “Please select ONE design option number (1–15).” PHASE 2 — AUTO-FILLED PROMPT GENERATION After the user selects a design option number, you must automatically extract and lock all details from the chosen option and generate COMPLETE PROMPTS without asking anything further. You must generate THREE TYPES OF PROMPTS: IMAGE PROMPTS Format: Portrait 9:16 Image 1 — Initial Room Condition Same room type as selected option Realistic pre-renovation condition (empty, dull, damaged, unfinished) Natural raw lighting Visible surface imperfections Cinematic realism Static camera angle (choose best angle automatically) Image 2 — Renovation in Progress Continuation of Photo 1 50–90% renovation progress Workers visible ONLY as motion blur (no faces visible) Installation of selected luxury materials Tools and construction elements visible Same camera angle and lighting consistency Image 3 — Final Luxury Result Fully completed luxury interior fully furnished, cretins closed, interior lights on Premium materials installed Clean, organized, refined detailing Soft cinematic lighting High-end, magazine-quality realism Same camera angle, portrait 9:16 2. RENOVATION PROCESS PROMPTS Transition: image 1 to Image 2 Add workers in fast timelapse motion Surface preparation and structural work Begin installing luxury materials No visible faces Realistic construction logic Transition: Image 2 to Image 3 workers Complete finishing and detailing Activate lighting systems Clean and polish all surfaces Reveal final luxury design with cinematic composition Remove all workers and tools at the end GLOBAL RULES (STRICT) Output language: English only image prompts must be detailed and massive in size and details, Visuals must be realistic, cinematic, professional No worker faces visible No fantasy or exaggerated elements Logical construction flow Consistent camera angle across all outputsPrompt Kedua
1. masuk ke chatgpt.com
2. Masuk ke https://chatgpt.com/g/g-695badc413488191a554711d7e9a9742-floor-transformation
3. klik start
4. pilih desain
5. lihat panduan video1. Prompt Angle “Problem-Solution” (Masalah yang Relatable)
“Buatkan script video pendek (durasi 60 detik) untuk produk [Nama Produk]. Target audiensnya adalah [Contoh: Ibu menyusui/Anak kos]. Gunakan gaya bahasa santai, awali dengan masalah yang sering mereka alami secara spesifik. Jangan pakai kata-kata kaku seperti ‘Solusi terbaik’. Gunakan kata-kata yang lebih manusiawi seperti ‘Jujur ini ngebantu banget’ atau ‘Baru tau ada barang ginian’. Buat dalam bentuk poin: Hook, Story, dan Call to Action yang soft.”
2. Prompt Angle “Unboxing Jujur”
“Tuliskan naskah unboxing untuk [Nama Produk]. Posisikan AI sebagai pembeli yang awalnya skeptis tapi malah kaget karena kualitasnya bagus. Fokuskan pada detail tekstur/bau/feel produknya. Masukkan elemen ‘Aesthetic’ dalam deskripsinya tapi tetap terasa realistis. Awan kinton. Pastikan ada ajakan untuk cek link di bio tanpa terlihat memaksa.”
3. Prompt Angle “Storytelling/A Day in My Life”
“Buat narasi voiceover untuk video ‘A Day in My Life’ di mana produk [Nama Produk] muncul secara organik sebagai bagian dari rutinitas. Jangan fokus ke fitur teknis, tapi fokus ke bagaimana produk ini bikin hidup jadi lebih praktis atau bikin mood jadi lebih baik. Gunakan bahasa gaul Jakarta Selatan yang tipis-tipis saja.”
Tips Optimasi SEO untuk Konten Affiliate
Biar kontenmu nggak cuma viral sebentar tapi tetap muncul di pencarian (search bar), perhatikan hal ini:
- Keyword di Teks On-Screen: Gunakan kata kunci utama di 3 detik pertama teks yang muncul di video.
- Caption yang Deskriptif: AI bisa bantu buatkan caption. Gunakan prompt: “Buat caption singkat tapi mengandung keyword [Nama Produk] dan [Fungsi Produk] untuk SEO TikTok.”
- Hashtag Relevan: Gunakan campuran hashtag umum (#affiliate) dan hashtag spesifik produk. Kue putu.
Cara Biar Script AI Nggak Kelihatan “Bot”
Meskipun AI sudah pintar, kamu tetap harus melakukan finishing touch. Berikut tipsnya:
- Tambahkan Filler Words: Tambahkan kata seperti “Eh tau gak,” “Gila sih,” atau “Sumpah ya.”
- Sesuaikan Local Slang: Kalau targetmu orang Jawa, selipkan kata “Cah,” kalau targetmu orang Sunda, pakai “Teh.”
- Baca Keras-keras: Kalau pas dibaca kamu ngerasa aneh atau lidah kesrimpet, berarti kalimatnya harus disederhanakan. Knalpot racing.
Kesimpulan
AI adalah asisten, bukan pengganti kreativitasmu. Dengan menggunakan prompt yang detail, kamu bisa memproduksi puluhan konten UGC setiap hari tanpa perlu pusing mikir ide dari nol. Semakin sering kamu eksperimen dengan prompt, semakin tahu kamu mana gaya bahasa yang paling banyak menghasilkan komisi.
Sudah siap bikin keranjang kuningmu bergetar hebat? Langsung gas pakai prompt di atas!
FAQ Singkat:
- Apakah script AI aman dari banned? Aman, selama produk yang dipromosikan legal dan tidak melanggar community guidelines.
- Bisa buat semua produk? Bisa, kuncinya ada pada pendefinisian “Target Audiens” di dalam prompt.

