Malam Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81, Warga Dusun Sambong Gelar Sujud Syukur dan Doa Bersama untuk Para Pahlawan

By angling dharmaWednesday, 19 August 2026, 10:5312

Bojonegoro, Jawa Timur — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Dusun Sambong, Desa Purwosari, RT 03/RW 08, menggelar malam tasyakuran dengan sujud syukur dan doa bersama untuk mengenang serta mendoakan para pahlawan yang telah mendahului.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat Purwosari, Abdul Mukhit, Kepala Desa Purwosari, Ibu Kades Purwosari, Camat Purwosari Ike Widiya Ningrum, serta warga Dusun Sambong, Desa Purwosari.

Malam tasyakuran tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga.

Acara diawali dengan doa bersama dan sujud syukur. Warga dengan penuh khidmat memanjatkan doa bagi para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Mukhit, tokoh masyarakat Purwosari. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga persatuan dan kerukunan, serta terus mengenang jasa-jasa para pahlawan.

Sementara itu, Camat Purwosari, Ike Widiya Ningrum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur dan semangat gotong royong masyarakat.

“Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga persatuan, kerukunan, serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Ike Widiya Ningrum.

Ia juga mengapresiasi kekompakan warga Dusun Sambong yang telah menyelenggarakan kegiatan tasyakuran tersebut. Menurutnya, tradisi doa bersama dan kegiatan kemasyarakatan seperti ini perlu terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Malam tasyakuran ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan rasa syukur, sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. ( Yan / Red ).

#