Peringatan HKN ke-61, Pemkab Jombang Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako

By angling dharmaSunday, 23 November 2025, 11:408

Jombang, (rakyatindependen.id) – Pemerintah Kabupaten Jombang, dalam sebuah langkah proaktif yang menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat, sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) masif. Acara ini merupakan bagian integral dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, yang diusung dengan tema inspiratif "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat". Digelar pada Sabtu, 22 November 2025, di Balai Desa Puri Semanding, Kecamatan Plandaan, kegiatan ini berhasil menarik ratusan warga yang antusias memanfaatkan beragam layanan kesehatan dan bantuan sosial yang disediakan. Kehadiran berbagai pejabat daerah turut menambah semarak acara, mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif kesehatan masyarakat.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional, yang secara historis diperingati setiap tanggal 12 November, telah menjadi momentum krusial bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan dan memperkuat upaya-upaya di sektor kesehatan. HKN ke-61 ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan sebuah penanda penting dalam perjalanan panjang Indonesia mencapai kesehatan paripurna bagi seluruh rakyatnya. Dengan tema "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat", Pemkab Jombang secara strategis menyoroti pentingnya investasi pada kesehatan generasi muda sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Tema ini menggarisbawahi keyakinan bahwa masa depan yang gemilang, terutama dalam konteks visi Indonesia Emas 2045, hanya dapat terwujud jika didukung oleh sumber daya manusia yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.

Suasana di Balai Desa Puri Semanding pada hari itu sangatlah hidup dan penuh harapan. Sejak pagi, ratusan warga dari Desa Puri Semanding dan sekitarnya telah berkumpul, menanti giliran untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dan menerima paket sembako. Area balai desa disulap menjadi pusat pelayanan kesehatan sementara yang komprehensif, dengan berbagai pos pemeriksaan dan tenda-tenda medis yang dilengkapi fasilitas memadai. Para tenaga kesehatan dari berbagai organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Jombang, bahu-membahu melayani warga dengan penuh dedikasi.

Layanan yang ditawarkan sangat beragam, meliputi pemeriksaan kesehatan umum seperti pengukuran tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, hingga konsultasi gizi. Selain itu, terdapat pula layanan pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan mata, serta skrining dini untuk penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi yang semakin banyak diderita masyarakat. Anak-anak juga tidak luput dari perhatian, dengan adanya pemeriksaan tumbuh kembang dan imunisasi dasar yang diselenggarakan untuk memastikan mereka mendapatkan awal kehidupan yang sehat. Setiap warga yang datang tidak hanya mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan yang relevan, seperti pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan seimbang, dan rutin berolahraga.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, dalam sambutannya yang penuh semangat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau secara khusus menyoroti peran sentral tenaga medis, insan kesehatan, dan kader kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. "Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tenaga medis, para dokter, perawat, bidan, apoteker, dan seluruh insan kesehatan yang telah berjuang tanpa lelah. Dedikasi Anda sekalian adalah pilar utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang," ujarnya dengan nada tulus. Salmanudin juga tidak lupa memberikan penghargaan khusus kepada para kader kesehatan yang tersebar di berbagai desa. "Terima kasih juga kepada para kader kesehatan yang selama ini berada di garis terdepan, menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, serta berperan aktif dalam mengedukasi dan memotivasi warga untuk hidup sehat," tambahnya, mengakui kontribusi vital mereka dalam program-program kesehatan berbasis komunitas.

Peringatan HKN ke-61, Pemkab Jombang Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako

Lebih lanjut, Wakil Bupati Salmanudin menegaskan bahwa HKN ke-61 ini harus dijadikan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi sehat. Persiapan ini mencakup aspek fisik yang prima, mental yang tangguh, serta sosial yang adaptif. "Generasi sehat adalah fondasi kokoh untuk mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Kita tidak bisa membayangkan Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera tanpa didukung oleh generasi yang sehat dan produktif," tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di Jombang bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan bukti nyata kolaborasi dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, sektor swasta, hingga peran aktif individu dan keluarga.

Sebagai bentuk pengakuan atas upaya keras tersebut, Wakil Bupati dengan bangga mengungkapkan dua penghargaan prestisius yang baru saja diterima oleh Kabupaten Jombang. Penghargaan pertama adalah atas Upaya Pengendalian Stunting dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) pada tanggal 21 Oktober 2025. Penghargaan kedua adalah Intervensi Spesifik Terbaik Regional 1 Tahun 2025 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 12 November 2025. "Penghargaan ini bukan hanya sekadar piala atau sertifikat, melainkan cerminan dari komitmen kuat kita bersama untuk menurunkan angka stunting, memastikan anak-anak kita tumbuh optimal tanpa hambatan gizi," jelas Salmanudin. Ia menambahkan bahwa capaian ini harus menjadi penyemangat dan motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan inovasi program demi kesejahteraan masyarakat Jombang yang lebih baik lagi. Penghargaan ini juga membuktikan bahwa program-program intervensi spesifik, seperti pemberian makanan tambahan, suplementasi gizi, dan edukasi kesehatan, telah dilaksanakan secara efektif dan terukur di seluruh wilayah Jombang.

Selain layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis, kegiatan baksos ini juga dimeriahkan dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako ini berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pangan lainnya, yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. Pembagian sembako ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan material, tetapi juga simbol kepedulian pemerintah dan berbagai pihak terhadap kesejahteraan holistik warga. Warga yang menerima bantuan tampak sangat bersyukur dan gembira. Ibu Sumiati, salah seorang penerima sembako dan layanan kesehatan, mengungkapkan rasa terima kasihnya, "Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis dan sembako ini. Sudah lama saya ingin memeriksakan kesehatan, tapi terkendala biaya. Sekarang bisa gratis, dan dapat sembako juga. Terima kasih banyak kepada Pemkab Jombang." Kesaksian serupa juga datang dari Bapak Rudi, "Saya dapat pemeriksaan gula darah dan obat gratis. Semoga acara seperti ini bisa lebih sering diadakan."

Sebagai penutup sambutannya, Wakil Bupati Jombang tidak henti-hentinya mengajak seluruh pihak untuk terus membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. "Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif semua pihak. Oleh karenanya, saya mengajak kita semua untuk terus membudayakan pola hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan tempat tinggal kita, serta mencegah penyakit sejak dini," ajaknya. PHBS meliputi berbagai aspek, mulai dari mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, tidak merokok, hingga melakukan aktivitas fisik secara teratur. Dengan menerapkan PHBS secara konsisten, masyarakat diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kegiatan bakti sosial dalam rangka HKN ke-61 ini bukan hanya sekadar bentuk pelayanan kesehatan sesaat kepada masyarakat. Lebih dari itu, ia adalah investasi jangka panjang dan upaya berkelanjutan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Generasi inilah yang nantinya akan menjadi tulang punggung bangsa, berkontribusi secara signifikan pada pembangunan daerah dan nasional, serta mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa, Jombang optimis dapat menjadi lokomotif pembangunan kesehatan yang inspiratif, menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045 dengan generasi yang benar-benar hebat.

[rakyatindependen.id]

Peringatan HKN ke-61, Pemkab Jombang Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako

# # # #