Solidaritas dan Doa: Ratusan Ojol Tuban Gelar Aksi Damai dan Salat Gaib untuk Pengemudi yang Meninggal dalam Unjuk Rasa di Jakarta

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Tuban menggelar aksi damai di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tuban sebagai bentuk solidaritas dan ungkapan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojol di Jakarta yang tewas akibat kecelakaan saat unjuk rasa. Aksi ini diisi dengan penyalaan lilin, doa bersama, dan salat gaib sebagai wujud keprihatinan dan harapan agar kejadian serupa tidak terulang.
Aksi solidaritas ini dipicu oleh berita viral mengenai meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol di Jakarta yang menjadi korban kecelakaan saat berlangsungnya unjuk rasa. Kabar duka ini menyebar dengan cepat di kalangan komunitas ojol di berbagai daerah, termasuk Tuban, dan memicu rasa simpati serta solidaritas yang mendalam. Para pengemudi ojol merasa terpanggil untuk menunjukkan dukungan dan kepedulian terhadap sesama rekan seprofesi yang mengalami musibah.
Sebagai bentuk aksi nyata, ratusan pengemudi ojol di Tuban memutuskan untuk menggelar aksi damai di Mapolres Tuban. Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan pesan duka cita, memperkuat solidaritas antar pengemudi ojol, serta menyampaikan harapan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Selain itu, aksi ini juga menjadi momentum untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi yang lebih baik antara komunitas ojol dengan pihak kepolisian.
Aksi damai dimulai dengan berkumpulnya ratusan pengemudi ojol di sekitar Mapolres Tuban. Mereka membawa lilin sebagai simbol duka cita dan keprihatinan atas meninggalnya Affan Kurniawan. Setelah berkumpul, para pengemudi ojol secara tertib memasuki halaman Mapolres Tuban dan membentuk barisan.
Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan pengemudi ojol yang menyampaikan ungkapan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan. Mereka juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya solidaritas dan persatuan di kalangan pengemudi ojol untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang ada.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyalaan lilin secara bersama-sama. Ratusan lilin dinyalakan dan dipegang oleh para pengemudi ojol sebagai simbol penerangan dan harapan. Suasana haru dan khidmat terasa saat lilin-lilin menyala dan menerangi halaman Mapolres Tuban.
Sebagai wujud penghormatan dan doa bagi almarhum Affan Kurniawan, para pengemudi ojol bersama dengan pihak kepolisian melaksanakan salat gaib. Salat gaib ini dipimpin oleh seorang tokoh agama dan diikuti dengan khusyuk oleh seluruh peserta aksi.
Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale, turut hadir dalam aksi damai tersebut. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang telah menggelar aksi damai dengan tertib dan damai.
Kapolres Tuban juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Tuban.
Selain itu, Kapolres Tuban juga mengimbau agar komunitas ojol tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Ia mengajak seluruh pengemudi ojol untuk tetap tenang, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Kapolres Tuban juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap untuk menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan komunitas ojol. Ia berharap agar komunikasi yang baik dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pengemudi ojol dan menciptakan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Aksi damai dan salat gaib yang digelar oleh ratusan pengemudi ojol di Tuban ini merupakan wujud nyata dari solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Aksi ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama antara komunitas ojol dengan pihak kepolisian.
Diharapkan, aksi ini dapat memberikan dampak positif bagi terciptanya situasi yang lebih kondusif dan harmonis di Kabupaten Tuban. Selain itu, diharapkan juga agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
Kehadiran ratusan pengemudi ojol dalam aksi damai ini menunjukkan bahwa Tuban merupakan wilayah yang aman, toleran, dan kondusif. Hal ini patut dijaga dan dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang dapat merusak kerukunan dan kedamaian yang telah terjalin.
Kapolres Tuban juga berpesan agar masyarakat tidak membiarkan orang lain mengambil keuntungan dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Aksi damai dan salat gaib yang digelar oleh ratusan pengemudi ojol di Tuban ini merupakan contoh positif dari bagaimana masyarakat dapat menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama tanpa harus melakukan tindakan anarkis atau melanggar hukum. Aksi ini juga menunjukkan bahwa komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak kepolisian dapat membantu menciptakan situasi yang lebih kondusif dan harmonis.
Semoga, aksi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal serupa sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, diharapkan juga agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah masing-masing.