Surabaya, Jawa Timur – Kekosongan kursi pelatih kepala di Persebaya Surabaya, pasca-mundurnya Aji Santoso dan belum adanya kepastian pengganti, memicu gelombang aspirasi dari Bonek, kelompok suporter setia tim berjuluk Bajul Ijo. Nama Shin Tae-yong (STY), pelatih yang baru saja menanggalkan jabatannya sebagai juru taktik Tim Nasional Indonesia, mendadak mencuat sebagai kandidat ideal di mata para Bonek.
Gelombang dukungan untuk STY semakin deras setelah beredar kabar bahwa Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang sebelumnya santer dikabarkan akan merapat ke Persebaya, ternyata batal bergabung. Informasi ini memicu kekecewaan di kalangan Bonek, yang kemudian beralih mendukung STY untuk menukangi Persebaya.
Dukungan untuk STY menggema di media sosial, khususnya di kolom komentar akun Instagram @onlinepersebaya, sebuah akun yang kerap menjadi wadah aspirasi para Bonek. Berbagai komentar bernada dukungan dan harapan agar STY menjadi pelatih Persebaya membanjiri unggahan akun tersebut.
"STY! STY! STY!" tulis seorang Bonek dengan semangat, menyuarakan aspirasinya.
- Bintang Kemenangan Hadapi Dewa United, Hilmansyah: Kita Kembali Rasakan Apa itu Kemenangan
- PSM Makassar Raih Hasil Imbang Dramatis di Kandang Malut United Berkat Gol Penyeimbang Jacques Medina
- Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Besar untuk Tampil di Moto3: Dukungan Juragan 99 Menggema, Mimpi Naik Kelas Semakin Dekat
"Fix STY ta iki? Cocok wes pelatih fisik e kan pernah dadi staff e pisan," timpal Bonek lainnya, yang meyakini bahwa STY adalah pilihan yang tepat, mengingat pelatih fisik yang pernah menjadi staf STY sudah lebih dulu berada di Persebaya.
"Saranku lo ya.. jupuk o STY krn pelatih fisiknya sdh disana," tulis seorang Bonek lainnya, memberikan saran agar manajemen Persebaya segera mengambil tindakan untuk merekrut STY.
Alasan utama mengapa STY begitu diminati oleh Bonek adalah karena reputasinya yang mentereng sebagai pelatih yang mampu mengangkat performa tim. Selama menukangi Timnas Indonesia, STY berhasil membawa perubahan signifikan, baik dari segi taktik, fisik, maupun mental para pemain. Ia juga sukses membawa Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak di SEA Games 2021 dan lolos ke Piala Asia U-20 2023.
Selain itu, STY juga dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan memiliki visi yang jelas dalam membangun tim. Ia tidak segan-segan memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang, serta berani mengambil keputusan yang kontroversial demi kebaikan tim.

"STY itu pelatih yang cocok untuk Persebaya. Dia punya pengalaman melatih timnas, punya visi yang jelas, dan berani memberikan kesempatan kepada pemain muda," ujar salah seorang Bonek yang ditemui di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
"Kami yakin, kalau STY yang melatih Persebaya, tim ini bisa kembali berjaya," imbuhnya.
Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari manajemen Persebaya terkait aspirasi Bonek yang menginginkan STY sebagai pelatih kepala. Manajemen Persebaya masih terus melakukan evaluasi dan mempertimbangkan berbagai kandidat yang ada.
"Kami menghargai aspirasi dari Bonek. Semua masukan akan kami pertimbangkan dengan seksama," ujar Yahya Alkatiri, manajer Persebaya Surabaya, saat dikonfirmasi mengenai isu STY.
"Saat ini, kami masih fokus mencari pelatih yang sesuai dengan kebutuhan tim dan memiliki visi yang sama dengan Persebaya," tambahnya.
Sementara itu, kabar mengenai batalnya Bernardo Tavares bergabung dengan Persebaya semakin menambah ketidakpastian di kalangan Bonek. Padahal, sebelumnya Tavares disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Aji Santoso.
Namun, melalui unggahan InstaStory di akun @aps.footballagent, Azmi Ponti, agen dari Bernardo Tavares, membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa kliennya belum melakukan penandatanganan kontrak dengan klub manapun, termasuk Persebaya.
"Saya selaku agent dari Coach Bernardo Tavares, sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih atas pesan yang masuk secara langsung ke Coach Bernardo Tavares ataupun melalui saya. Disini saya merasa perlu meluruskan pemberitaan yang telah beredar dimana informasi tersebut menyampaikan bahwa Coach Bernardo Tavares telah menandatangani kontrak (sepakat) dengan salah satu klub Liga Indonesia," tulis Azmi dalam unggahan InstaStory-nya.
Dengan batalnya Tavares bergabung, harapan Bonek kini sepenuhnya tertumpu pada STY. Mereka berharap manajemen Persebaya segera mengambil langkah konkret untuk merekrut pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Namun, mendatangkan STY bukanlah perkara mudah. Selain harus bersaing dengan klub-klub lain yang juga berminat menggunakan jasanya, Persebaya juga harus menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk membayar gaji STY yang terbilang tinggi.
Selain itu, STY juga dikenal sebagai pelatih yang memiliki standar tinggi dalam hal fasilitas dan dukungan tim. Ia tidak akan segan-segan menolak tawaran dari klub yang tidak memenuhi kriterianya.
"Kalau Persebaya benar-benar serius ingin mendatangkan STY, mereka harus menyiapkan segalanya dengan matang. Tidak hanya soal gaji, tapi juga soal fasilitas dan dukungan tim," ujar pengamat sepak bola, Yusuf Kurniawan.
"STY itu pelatih yang profesional. Dia tidak mau kompromi soal kualitas. Kalau Persebaya tidak bisa memenuhi standarnya, dia pasti akan menolak," tambahnya.
Di tengah ketidakpastian ini, Bonek terus memberikan dukungan kepada Persebaya. Mereka berharap manajemen klub segera mengambil keputusan yang tepat demi kebaikan tim.
"Kami akan terus mendukung Persebaya, siapapun pelatihnya. Tapi, kami berharap manajemen klub bisa mendengarkan aspirasi kami. Kami ingin melihat Persebaya kembali berjaya, dan kami yakin STY adalah orang yang tepat untuk mewujudkan itu," ujar salah seorang Bonek dengan penuh harap.
Persebaya Surabaya saat ini berada dalam situasi yang sulit. Mereka harus segera menemukan pelatih kepala yang berkualitas untuk mengangkat performa tim yang sedang terpuruk. Pilihan ada di tangan manajemen klub. Apakah mereka akan mendengarkan aspirasi Bonek dan merekrut STY, atau memilih kandidat lain yang mungkin lebih sesuai dengan anggaran dan visi klub? Waktu akan menjawabnya.
Yang jelas, satu hal yang pasti adalah Bonek akan terus memberikan dukungan tanpa henti kepada Persebaya, apapun yang terjadi. Mereka adalah suporter sejati yang selalu ada di belakang tim, dalam suka maupun duka. Semangat dan loyalitas Bonek inilah yang menjadi kekuatan utama Persebaya Surabaya.

