
BANTUL (RAKYATINDEPENDEN) – Kembali terjadi insiden laka laut terjadi di Pantai Parangtritis Bantul yang mengakibatkan tiga orang terseret arus laut, dua di antaranya berhasil diselamatkan sementara satu korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan pada Jumat (4/4/2025)
Direktur Polairud Polda DIY, Kombes Pol. Didik Priyo Sambodo, S.I.K., menyampaikann bahwa dikeetauhi dua korban yang berhasil diselamatkan adalah Ansori Erare (18), warga Jl. Kanoi Victory, Sorong, Papua, serta Allaoisius Juniar Jati Harjanto (21), warga Cemara Permai, Ungaran, Jawa Tengah. Sedangkan satu korban lainnya, Andreas Julian Pranata Putra (18), warga Jl. Borobudur Utara Raya, Manyaran, Semarang Barat, hingga kini masih dalam pencarian.
Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula saat Ansori Erare mandi di laut dan terseret arus. Melihat rekannya dalam bahaya, Allaoisius dan Andreas berusaha memberikan pertolongan. Namun, ombak besar menyeret ketiganya lebih jauh ke tengah laut. Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan Ansori dan Allaoisius, sementara Andreas terlepas dari pegangan dan hilang terbawa arus.
Kombes Pol. Didik Priyo Sambodo juga mengatakan pencarian korban yang hilang masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda DIY dan Sat Linmas Rescue Istimewa Wilayah III. Beberapa saksi yang berada di lokasi, di antaranya Sundi Sofian dari Ditpolairud Polda DIY dan Rodiva Wahyu dari SAR Linmas Gabungan Paris, turut memberikan keterangan mengenai insiden tersebut.
Direktur Polairud Polda DIY menyampaikan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
“Kami mengerahkan personel dan peralatan yang ada untuk memaksimalkan pencarian korban. Kami juga mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan imbauan petugas di lokasi wisata pantai,” ungkap Direktur Polairud Polda DIY.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir perairan sekitar Pantai Parangtritis. Masyarakat diminta untuk tidak mendekati area pencarian demi keamanan dan kelancaran operasi penyelamatan.
**(TB News/ Red)