BOJONEGORO (RAKYATINDEPENDEN) – Reses Drs H. Sumari,MM, Masa siding III Tahun 2025 digelar di halaman rumah anggota dewan bersangkutan, yang berada di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025) sekira pukul 10.30 WIB hingga selesai.
Dalam kata sambutanya, Anggota DPRD Bojonegoro H. Sumari mengatakan, bahwa reses di masa sidang ke III tahun 2025 ini adalah untuk usulan pokir (pokok-pokok pikiran) untuk APBD Bojonegoro tahun 2027 mendatang.
“Reses kali ini sangat banyak yang hadir dikarenakan perwakilan dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Sumberrejo, Kanor, Balen, Sukosewu dan Kapas, semua ada, pokok’e komplit,” ungkap H. Sumari dihadapan 200 orang yang terdiri dari Pengurus dan Kader PPP serta warga di wilayah Dapil II itu.
Lanjut H. Sumari, bagi mereka yang mengajukan proposal di Januari 2025 lalu, mudah-mudahan bisa memperoleh bantuan pokir di APBD 2026 atau yang biasa disebut APBD Induk itu.
“Mudah-mudahan proposalnya lolos dan memperoleh pokir sesuai dengan pengajuanya. Namun, bagi yang gagal di tahun 2026 bisa mengajukan proposal lagi untuk APBD-P Tahun 2026 mendatang. Membuat pengajuan lagi ya nggak apa-apa. Tapi yang sudah dapat di 2026, jangan mengajukan lagi untuk 2027 dikarenakan bantuan hibah itu tidak bisa berturut-turut,” kata H. Sumari menegaskan.
Dijelaskan, saat dirinya menjadi narasumber dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) tertimpa pohon bambu, sehingga Kades Duyungan diminta untuk mengusulkan Pembangunan TK agar dapatnya memperoleh bantuan Pokir dari H. Sumari.

“Apa Pak H. Sumari itu hanya memberikan pokir untuk RA, TK, MI atau Masjid dan Pesantren saja? Pokir Pak H. Sumari juga dialokasikan untuk u-ditch atau drainase dan beberapa infrastruktur lainnya dengan nilai bantuan maksimal Rp 200 juta,” ungkap pria yang akrab disapa Kaji Sumari itu.
Masih menurut Kaji Sumari, Desa Prayungan, Tulungrejo, Pejambon, semua sudah pernah dikasih pokir jalan lingkungan dan u-ditch guna memperlancar air yang bisa dipakai untuk mengairi sawah warga.
“Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu tahun 2025 dapat u-ditch 2 lokasi total senilai Rp 400 juta. Proposal Jalan usaha Tani (JUT) Dusun Kedungdowo, Desa Semenpinggir, sudah mengajukan Pokir JUT semoga tahun 2026 nanti lolos,” katanya menandaskan.
Ditambahkan, untuk usulan pokir pada Reses H. Sumari, diusulkan setiap saat dan dia standby 24 jam dalam menerima aspirasi masyarakat baik dari para pengurus, kader dan konstituennya.
“Karena proses usulan itu setiap saat dan setiap hari sehingga saat reses semua usulan sudah siap dan tinggal dibawa oleh Mas Mu’alim Tenaga Ahli (TA) Fraksi Persatuan Pembangunan Kesejahteraan Nasional, untuk diteruskan ke Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Bojonegoro,” tegasnya.

Ahmad Mu’alim TA DPRD Bojonegoro membenarkan jika dalam reses anggota DPRD Bojonegoro H. Sumari sudah semua usulan sudah siap dan tersusun rapi sehingga saat reses berlangsung sudah tak ada usulan lagi.
“Bagi yang sudah dapat 2026 jangan mengajukan lagi usulan tahun 2027 karena bantuan hibah itu tak boleh berturut-turut. Jika hendak mengajukan bantuan gedung sekolah pastikan sudah ada SKT (Surat Keterangan Terdaftar) dan bersertifikat wakaf karena itu syarat mutlak jika ingin mengajukan bantun hibah dari Pokir DPRD Bojonegoro,” tegas Mu’alim.
Lanjut Imam Mu’alim, jika hendak mengajukan jalan usaha tani harus dibuat proposal rangkap 3 dan di scan, dengan disertai tanda tangan dan stempel Ketua Kelompok tani setempat.
“Bagi yang kurang jelas, bisa tanya ke saya, Insya Allah HP saya aktif 24 jam dan siap membantu kesulitan panjenengan semua dalam pengajuan pokir terutama pokir H. Sumari ini,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut diawali tahlil dengan imam K. Munawir dan barokah doa yang dipimpin oleh K. Imam Bukhori.
Tampak hadir, Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Mohammad Burhanudin dan Pengurus PPP DPC Bojonegoro Ghofar Nafi’ serta undangan lainnya.
**(Kis/Red)

