Fraksi PKB DPRD Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Do’a Bersama Atas Penganugerahan Gelar Kepada 3 Pahlawan Nasional

By SukisnoSaturday, 15 November 2025, 20:337

BOJONEGORO (RAKYATINDEPENDEN) – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar tasyakuran dan doa bersama atas penganugerahan gelar kepada 3 (tiga) Pahlawan Nasional.

Penganugerahan Pahlawan nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan; KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur); dan Aktivis buruh Marsinah.

Kegiatan tersebut berlangsung secara khidmat, di Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro yang berada di Jalan Veteran 84, turut Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (15/11/2025)

Acara tersebut dihadiri Oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bojonegoro Romo KH. Maimun Syafi’i, Ketua Dewan Syuro PKB, KH. Drs. Shohib Shoim, Ketua DPRD Bojonegoro H. Abdulloh Umar, Ketua Fraksi dan seluruh anggota F-PKB DPRD Kabupaten Bojonegoro, serta sejumlah Pengasuh dan santri dari beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) di Bojonegoro.

Kegiatan Tasyakuran tersebut dirangkai dengan tahlil, do’a bersama dan serta khotmil qur’an.

Ketua Fraksi PKB DPRD Bojonegoro, M. Suparno, turut memberikan sambutan. Dalam kata sambutanya, M Suparno menyampaikan bahwa penganugerahan gelar pahlawan nasional ini memberi semangat baru bagi Fraksi PKB DPRD Bojonegoro untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Fraksi PKB DPRD Bojonegoro merasa bangga sekaligus terpanggil untuk meneladani semangat para pahlawan ini. Dimana, beliau-beliau itu berjuang dengan ketulusan dan keberanian, dan itu menjadi energi bagi kami dalam menjalankan amanah di lembaga legislatif,” kata Ketua F-PKB DPRD Bojonegoro M. Suparno menegaskan.

Fraksi PKB DPRD Bojonegoro saat melaksanakanTasyakuran dan Do’a Bersama Atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, Di Gedung DPRD Bojonegoro, Sabtu (15/11/2025)

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Abdulloh Umar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penetapan gelar pahlawan kepada putra-putri terbaik Bangsa Indonesi itu.

Lanjut Abdulloh Umar, dirinya menegaskan bahwa perjuangan ketiga tokoh itu menjadi inspirasi penting bagi generasi saat ini. PKB konsisten memperjuangkan KH Abdrurahman Wakhid dan KH Syaikhona kholil serta para ulama dan tokoh-tokoh penting untuk dianugerahi gelar Pahlawan atas jasa-jasa terhadap Bangsa dan Negara ini.

“Penetapan gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah merupakan momentum untuk memperkuat komitmen kita pada nilai perjuangan, kemanusiaan, dan keadilan,” kata Abdulloh Umar yang juga Sekretaris DPC PKB Bojonegoro itu menegaskan.

Rois Syuriah PCNU Bojonegoro, KH. Maimun Syafi’i, menekankan bahwa penganugerahan kepada Syaikhona Kholil adalah merupakan kehormatan bagi warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin).

“Beliau adalah guru besar para ulama. Keteladanannya merupakan pondasi penting dalam perjalanan keilmuan dan kebangsaan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bojonegoro, KH. Sochib Sho’im, menyampaikan bahwa PKB memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan para tokoh tersebut.

“Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah adalah simbol perjuangan tanpa pamrih. PKB berkomitmen menjaga dan mengawal nilai-nilai itu,” jelasnya.

Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia dan juga kepada pendiri bangsa dan para pahlawan yang telah gugur untuk meraih kemerdekaan dan juga mempertahankan kemerdekan Rebubilik Indonesia ini.

**(Kis/Red)

# # # #