Rembug Tani Bahas Penguatan Ketahanan Air Irigasi di Waduk Purwosari.

By angling dharmaThursday, 30 July 2026, 19:1414

Bojonegoro, Jawa Timur– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pertanian menggelar kegiatan Rembug Tani secara Lesehan dengan tema Membangun Ketahanan Air Irigasi di kawasan Waduk Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi forum dialog antara pemerintah, legislatif, dan para petani untuk membahas upaya menjaga ketersediaan air irigasi guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Camat Purwosari Ike Widiya Ningrum, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi Partai Gerindra Matukhan, Kelompok Tani, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Purwosari.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani menegaskan bahwa ketersediaan air merupakan faktor utama dalam menjaga produktivitas pertanian, terutama di tengah perubahan iklim yang berdampak pada pola musim.

“Ketahanan air irigasi harus menjadi perhatian bersama. Sinergi antara pemerintah daerah, PU SDA, penyuluh pertanian, dan kelompok tani sangat penting agar pengelolaan sumber daya air dapat dilakukan secara efektif. Dengan pengelolaan irigasi yang baik, kita berharap produktivitas pertanian tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Purwosari Ike Widiya Ningrum menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan siap mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan melalui pengelolaan air irigasi yang berkelanjutan.

“Rembug Tani ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani. Kami berharap seluruh pihak dapat terus menjaga kekompakan dan bekerja sama dalam memanfaatkan sumber daya air secara bijaksana demi mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Purwosari,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi Partai Gerindra, Matukhan, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan petani, khususnya terkait pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur irigasi.

“Kami di DPRD akan terus mendorong agar kebutuhan petani menjadi prioritas dalam pembangunan daerah. Infrastruktur irigasi yang baik akan memberikan dampak besar terhadap hasil pertanian. Aspirasi yang disampaikan dalam forum ini akan kami kawal agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Diskusi dalam Rembug Tani berlangsung interaktif. Para petani menyampaikan berbagai masukan mengenai kondisi jaringan irigasi, distribusi air, hingga harapan adanya peningkatan sarana dan prasarana pendukung pertanian. Perwakilan PU SDA juga memberikan penjelasan terkait pengelolaan waduk dan upaya menjaga keberlangsungan pasokan air irigasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah, DPRD, instansi teknis, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk memperkuat ketahanan air irigasi sebagai fondasi dalam mewujudkan pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bojonegoro.( Yan / Red ).

#