BOJONEGORO (RAKYATINDEPENDEN) – Suasana, di Pertigaan Desa Alasgung mendadak ramai, ratusan warga berkerumun, bukanya hendak demo tapi mereka hendak mengikuti Pawai Gunungan di acara Sedekah bumi yang digelar oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Alasgung, yang berada di wilayah Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (20/8/2025).
Pawai Gunungan mengambil start di halaman Balai Desa Alasgung, mereka berjalan menuju ke arah selatan melintasi jalan poros desa menuju ke finish yang berada di Lapangan Desa Alasgung yang berjarak sekitar 1 kilo meter (km) itu.
Pawai Gunungan untuk memeriahkan Sedekah Bumi Alasgung itu, diikuti 7 gunungan yang berisikan hasil bumi dengan dimeriahkan sekitar 700 orang lebih, warga Desa Alasgung baik pria, wanita hingga anak-anak banyak yang turut serta.
Prosesi pemberangkatan diawali dengan “tandhuk” yaitu menyampaikan doa dan harapan dalam Bahasa Jawa yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Alasgung Suwadi (65) dan dilanjutkan dengan barokah do’a yang dipimpin oleh Ustadz Hartono.
Berkenan memberangkatkan Pawai Gunungan dalam rangka Sedekah Bumi Desa Alasgung adalah Camat Sugihwaras Supranata yang didampingi Kapolsek Sugihwaras AKP Wahjoe Febrianto dan Danramil Sughwaras Peltu Sutara serta Kepala Desa Alasgung Bandrio.
Dalam kata sambutanya Camat Sugihwaras Supranata mengatakan, bahwa Sedekah bumi Desa Alasgung bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-80 sehingga kegiatan sedekah bumi ini makin meriah.
“Sedekah bumi merupakan bentuk rasa syukur warga Desa Alasgung terhadap Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, yang mana telah diberikan panen yang melimpah dan berbagai usaha yang menghasilkan rejeki yang melimpah di tahun ini,” ungkapnya.
Lanjut Supranata, pihaknya berharap semoga ke depan hasil panen, peternakan, perikanan dan hasil kebun warga Desa Alasgung akan semakin meningkat untuk mewujudkan Desa Alasgung yang bahagia makmur dan membanggakan.
“Banyak program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh Pemerintah semoga angka kemiskinan di Desa Alasgung khusunya dan di Kabupaten Bojonegoro ini, terus mengalami penurunan,” kata Supranata menandaskan.
Dengan dibuka secara resmi oleh Camat Sugihwaras Supranata Pawai Gunungan dalam rangka Sedekah Bumi Desa Alasgung diberangkatkan menuju ke Lapangan Desa Alasgung.
Finish di Lapangan Desa Alasgung telah disiapkan panggung untuk gamelan Pagelaran Langen Tayub dan Terop untuk beksan tayub dan terop untuk para undangan yang menghadiri Sedekah Bumi Desa Alasgung itu.
Kepala Desa Alasgung Bandrio dengan didampingi Camat Sugihwaras Supranata, Kapolsek AKP Wahjoe Febrianto, Danramil Sugihwaras Lettu Sutara, digedok (dilantunkan Gending Tayub), selanjutnya, melakukan beksan tayub bersama.
Ternyata, Kades Alasgung Bandrio sangat piawai dalam melakukan beksan tayub sehingga dia bisa bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat beksan bersama.
Saat ditanya mengapa dirinya ikut beksan tayub, menurutnya itu menjadi sarana berkomuniksi dan bersilaturahmi dengan warganya memang banyak yang memiliki jiwa seni, untuk melestarikan budaya Jawa.
“Sedekah bumi atau bersih desa tahun 2025 ini mengambil thema dengan sedekah bumi kita membuang sial dan memperoleh berkah dan barokah dari Allah SWT, seluruh warga Desa Alasgung, hidup berdampingan guyub rukun, diberikan kesehatan, rejekinya melimpah dan selalu sukses dalam usaha dan pekerjaanya masing-masing, amiin…” Kata Bandrio dengan penuh harap.
Perlu diketahui, Pagelaran Langen Tayub digelar siang-malam sehingga Rabu (20/8/2025) malam, juga masih ada pagelaran Tayub menampilkan Kerawitan Seni Mudho Laras Pimpinan Mas Hengki.
Tampil 4 (empat) Waranggana, yakni, Nyi Indah dari Lamongan, Nyi Sunarti Dari Ngasem, Nyi Ariyati Dari Ngasem dan Nyi Pasiani dari Tuban dengan Pramugari Sujoko Dari Bandungrejo, Ngasem.
Sebelumnya, Selasa (19/8/2025) di Punden Mbah Makno yang berada di Dusun Sendangrejo dan di Sumur Serut yang ada Alasgung (krajan kidul) telah dilaksanakan Qotmil Qur’an, tahlil da do’a bersama untuk mendo’akan nenek moyang, pendiri desa dan warga Desa Alasgung yang telah berpulang ke Yang Maha Kuasa.
Besok, Kamis (21/8/2025) malam, bakal digelar Maos Sholawat Ampun Ngantos Kliwat menghadirkan Habib Sholeh bin Muhammad Baagil dan Ustadz Mahsun bersama Majelis Gashona Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Desa Alasgung.
**(Kis/Red)