PSM Makassar Berhasil Curi Poin di Kandang Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3 Warnai Duel Sengit

20 Likes Comment
PSM Makassar Berhasil Curi Poin di Kandang Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3 Warnai Duel Sengit

Ternate – PSM Makassar berhasil mengukir hasil imbang krusial dalam lawatannya ke markas Malut United pada pekan ke-25 Liga Super Indonesia 2025/2026. Bertandang ke Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (7/3/2026), Pasukan Ramang sukses membawa pulang satu poin berharga setelah mengakhiri pertandingan dengan skor 3-3 melawan tim papan atas tersebut. Gol dramatis dari Jacques Medina di menit akhir pertandingan menjadi penyelamat krusial bagi PSM Makassar, menggagalkan kemenangan tuan rumah yang sempat berada di atas angin.

Duel antara Malut United dan PSM Makassar ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua tim menunjukkan determinasi luar biasa, saling jual beli serangan dan berusaha mengendalikan jalannya pertandingan. Sejak awal babak pertama, Malut United yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tampak lebih mendominasi penguasaan bola dan kerap menciptakan tekanan di area pertahanan PSM Makassar. Serangan-serangan sporadis dari lini depan mereka berhasil merepotkan barisan pertahanan Juku Eja.

Namun, taktik efektif dan kedisiplinan pertahanan PSM Makassar membuat Malut United kesulitan menembus. Justru di tengah dominasi tuan rumah, PSM Makassar yang berhasil membuka keunggulan. Gol pembuka bagi tim tamu tercipta melalui gol bunuh diri (Own Goal) yang tidak disengaja oleh bek kiri Malut United, Yance Sayuri, pada menit ke-37. Kesalahan antisipasi Yance Sayuri dalam memotong umpan silang PSM Makassar justru berujung pada gol yang merubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSM Makassar. Keunggulan ini berhasil dipertahankan oleh PSM Makassar hingga jeda turun minum, memberikan angin segar bagi para pemain dan suporter mereka yang hadir.

Memasuki babak kedua, Malut United melakukan perubahan taktik dan intensitas serangan mereka semakin meningkat. Benar saja, memasuki paruh kedua, PSM Makassar seolah kehilangan momentum dan justru harus berbalik tertinggal. Petaka pertama bagi PSM Makassar datang pada menit ke-48. Kesalahan fatal dilakukan oleh kiper PSM Makassar, Hilman Syah. Saat berniat untuk membuang bola jauh ke depan, tendangannya justru mengenai badan striker andalan Malut United, David Da Silva, yang berada di dekatnya. Bola liar tersebut langsung disambar oleh David Da Silva untuk mencetak gol penyeimbang, mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum kebangkitan Malut United semakin terasa setelah gol pertama. Serangan demi serangan terus dilancarkan, dan pertahanan PSM Makassar kembali terbobol pada menit ke-53. Kali ini, gol kedua Malut United dicetak oleh Tyronne del Pino. Melalui kemelut di depan gawang PSM Makassar yang sulit diantisipasi oleh barisan pertahanan, Tyronne del Pino berhasil memanfaatkan situasi tersebut dengan baik untuk mencatatkan namanya di papan skor. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Malut United.

Tertinggal satu gol, PSM Makassar mencoba untuk bangkit dan mencari celah di pertahanan Malut United. Namun, tuan rumah tampaknya semakin nyaman dengan keunggulan mereka dan terus berusaha menambah gol untuk memperlebar jarak. Serangan demi serangan Malut United yang terorganisir membuat PSM Makassar semakin tertekan.

Keadaan semakin memburuk bagi PSM Makassar ketika David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68, melengkapi hattrick-nya dalam pertandingan tersebut. Gol ketiga Malut United ini tercipta melalui skema serangan balik yang cepat dan mematikan. David Da Silva menunjukkan ketajamannya dengan memanfaatkan celah di pertahanan PSM Makassar dan berhasil mengelabui kiper Hilman Syah untuk membawa Malut United unggul 3-1.

Tertinggal dua gol di kandang lawan tentu menjadi pukulan telak bagi PSM Makassar. Namun, semangat juang Laskar Pinisi patut diacungi jempol. Mereka tidak menyerah begitu saja dan terus berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan. Perubahan strategi dilakukan oleh tim pelatih PSM Makassar untuk mencoba memberikan tekanan yang lebih besar kepada pertahanan Malut United.

PSM Makassar Berhasil Curi Poin di Kandang Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3 Warnai Duel Sengit

Upaya keras PSM Makassar akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70. Savio Roberto berhasil memperkecil ketertinggalan PSM Makassar menjadi 3-2. Gol ini tercipta melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau oleh kiper Malut United. Gol ini memberikan suntikan moral yang besar bagi PSM Makassar dan membangkitkan asa untuk setidaknya mencuri poin di Ternate.

Pertandingan semakin memanas di menit-menit akhir. PSM Makassar meningkatkan intensitas serangan mereka, sementara Malut United berusaha keras untuk mempertahankan keunggulan mereka. Kemenangan seolah sudah di depan mata bagi Malut United, namun drama terjadi di menit ke-88.

Melalui sebuah serangan yang dibangun dengan rapi, PSM Makassar berhasil menciptakan peluang emas. Bola kemudian jatuh ke kaki Jacques Medina yang berada di dalam kotak penalti. Dengan tenang dan penuh perhitungan, Jacques Medina melepaskan tendangan keras yang berhasil merobek jala gawang Malut United. Gol dramatis ini menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan sontak membungkam publik tuan rumah yang sempat bersorak gembira. Gol perdana Jacques Medina untuk PSM Makassar di laga ini menjadi momen yang sangat krusial dan menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Sisa waktu pertandingan yang tidak banyak dimanfaatkan oleh kedua tim untuk mencari gol kemenangan. Skor imbang 3-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit. Hasil ini tentu menjadi sebuah pencapaian yang patut diapresiasi oleh PSM Makassar, mengingat mereka berhasil mencuri poin di kandang tim kuat seperti Malut United, terutama setelah sempat tertinggal dua gol. Bagi Malut United, ini tentu menjadi kekecewaan karena kehilangan poin penuh di kandang sendiri, padahal sempat unggul telak.

Pertandingan antara Malut United dan PSM Makassar ini menjadi bukti bahwa Liga Super Indonesia 2025/2026 semakin kompetitif dan penuh drama. Gol-gol indah, penyelamatan gemilang, hingga momen-momen menegangkan mewarnai setiap pertandingan. Hasil imbang ini menempatkan PSM Makassar di posisi yang cukup aman dalam persaingan klasemen, sementara Malut United harus segera berbenah untuk kembali ke jalur kemenangan di pertandingan selanjutnya.

Penampilan Jacques Medina yang mencetak gol penyeimbang di menit akhir menjadi sorotan utama. Gol perdananya ini tidak hanya memberikan satu poin penting bagi PSM Makassar, tetapi juga menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi besar bagi tim. Ketenangannya dalam mengeksekusi peluang di bawah tekanan patut diacungi jempol.

Di sisi lain, Malut United akan merenungkan bagaimana mereka bisa kehilangan keunggulan dua gol di akhir pertandingan. Konsentrasi di menit-menit akhir dan manajemen pertandingan menjadi evaluasi penting bagi tim pelatih. David Da Silva patut mendapat pujian atas hattrick-nya, namun performa tim secara keseluruhan perlu ditingkatkan agar tidak kembali kehilangan poin berharga.

Dengan hasil ini, kedua tim akan terus berjuang di sisa musim untuk mencapai target masing-masing. PSM Makassar akan berusaha untuk terus meraih poin demi poin demi memperbaiki posisi di klasemen, sementara Malut United akan berupaya untuk kembali ke performa terbaiknya dan bersaing di papan atas. Pertandingan ini akan menjadi salah satu pertandingan yang dikenang dalam perjalanan Liga Super Indonesia 2025/2026 karena drama dan tensi yang ditawarkannya.

You might like

About the Author: angling dharma