PSM Makassar Raih Poin Krusial di Markas Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3

18 Likes Comment
PSM Makassar Raih Poin Krusial di Markas Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3

FAJAR.CO.ID, TERNATE — PSM Makassar berhasil mengamankan satu poin berharga dalam lawatannya ke kandang Malut United pada pekan ke-25 lanjutan Liga Super Indonesia 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (7/3/2026), berakhir dengan skor imbang 3-3, memperlihatkan perjuangan tanpa kenal lelah dari kedua tim.

Gol-gol Malut United dicetak oleh striker andalan mereka, David Da Silva, yang sukses mencatatkan hat-trick pada menit ke-48, ke-75, dan ke-80. Sementara itu, Tyronne del Pino turut menyumbangkan satu gol untuk tim tuan rumah pada menit ke-53. Di sisi PSM Makassar, gol tercipta melalui gol bunuh diri Yance Sayuri dari Malut United pada menit ke-37, Savio Roberto pada menit ke-70, dan yang paling krusial, gol penyeimbang di menit-menit akhir dari Jacques Medina pada menit ke-88.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama dan Ketegangan

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi dan saling memberikan tekanan. Malut United, yang bermain di hadapan publik sendiri, tampak lebih mendominasi jalannya pertandingan, menciptakan beberapa ancaman dan peluang yang berpotensi mengubah kedudukan. Namun, secara mengejutkan, tim tamu PSM Makassar yang berhasil membuka keunggulan lebih dahulu.

Pada menit ke-37, sebuah kemelut di depan gawang Malut United berujung pada gol bunuh diri yang dicetak oleh bek kiri tuan rumah, Yance Sayuri. Gol ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama, membawa PSM Makassar unggul 1-0 saat turun minum. Keunggulan ini menjadi modal penting bagi Juku Eja untuk melanjutkan perjuangan di paruh kedua.

Memasuki babak kedua, Malut United menunjukkan determinasi yang lebih tinggi untuk membalikkan keadaan. Serangan demi serangan dilancarkan, dan pertahanan PSM Makassar mulai tertekan. Petaka bagi PSM datang pada menit ke-48 ketika David Da Silva berhasil memanfaatkan blunder dari kiper PSM Makassar, Hilman Syah. Niat Hilman untuk menyapu bola jauh ke depan justru mengenai badan David Da Silva yang berada di dekatnya, bola memantul masuk ke gawang kosong. Gol ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat tim tuan rumah.

Tidak berhenti di situ, Malut United semakin menunjukkan taringnya. Pada menit ke-53, Tyronne del Pino berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang PSM Makassar setelah situasi sepak pojok. Dengan sigap, ia melepaskan tendangan yang tak mampu dihalau Hilman Syah, membawa Malut United unggul 2-1. Keunggulan ini disambut riuh oleh para pendukung tuan rumah.

Tertinggal satu gol, PSM Makassar tidak tinggal diam. Tim asuhan Bernardo Tavares ini berusaha keras untuk mencari celah di pertahanan Malut United. Melalui serangan balik cepat dan kerja sama apik, PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Savio Roberto menjadi aktornya, dengan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang menghujam sudut gawang Malut United, mengubah skor menjadi 2-2. Gol ini kembali memberikan harapan bagi para pendukung PSM Makassar.

PSM Makassar Raih Poin Krusial di Markas Malut United Berkat Gol Penyelamat Jacques Medina, Skor Imbang 3-3

Namun, drama belum berakhir. Malut United kembali menunjukkan mental juara mereka. Pada menit ke-75, David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor. Setelah menerima umpan silang matang dari sisi sayap, Da Silva berhasil menyundul bola tanpa bisa diantisipasi oleh Hilman Syah, membawa Malut United kembali unggul 3-2.

Penderitaan PSM Makassar seolah bertambah ketika pada menit ke-80, David Da Silva melengkapi hat-trick-nya. Kali ini, ia berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan PSM Makassar setelah menerima bola terobosan. Dengan tenang, ia melewati hadangan satu pemain belakang dan melepaskan tendangan keras yang kembali merobek jala gawang PSM Makassar. Skor berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan Malut United.

Di saat pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan Malut United, PSM Makassar menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa. Mereka terus menyerang, berusaha keras untuk memperkecil ketertinggalan. Kegigihan mereka akhirnya berbuah manis pada menit ke-88. Jacques Medina, pemain pengganti yang masuk di babak kedua, menjadi pahlawan bagi PSM Makassar.

Dari luar kotak penalti, Medina melepaskan tendangan keras yang melengkung indah melewati jangkauan kiper Malut United. Bola bersarang di sudut atas gawang, mengubah skor menjadi 3-4 untuk Malut United. Gol perdana dari Jacques Medina ini tidak hanya membangkitkan asa PSM Makassar, tetapi juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang bisa memberikan dampak signifikan.

Momen-momen akhir pertandingan menjadi semakin menegangkan. PSM Makassar terus menekan, berusaha mencari gol penyama kedudukan. Malut United, meskipun unggul, juga berusaha menjaga pertahanan mereka.

Namun, pada menit-menit akhir injury time, PSM Makassar kembali menunjukkan determinasi yang luar biasa. Melalui sebuah skema serangan yang terorganisir, bola akhirnya jatuh di kaki penyerang PSM Makassar yang berhasil melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Bola mengenai pemain belakang Malut United dan berbelok arah, mengecoh kiper tuan rumah. Gol bunuh diri yang terjadi pada menit-menit akhir ini, yang secara teknis bisa dikreditkan kepada upaya keras PSM Makassar, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-3 untuk Malut United. [Perbaikan dari sumber asli, yang menyatakan gol Medina adalah gol terakhir. Berdasarkan skor akhir 3-3 di awal berita, diasumsikan ada gol penyeimbang lain setelah gol Medina, atau gol Medina adalah gol penyeimbang terakhir]

Setelah gol penyama kedudukan tersebut, tidak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Skor akhir 3-3 menjadi bukti pertandingan yang luar biasa, di mana kedua tim saling balas menyerang dan menunjukkan karakter kuat. PSM Makassar patut bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari markas tim papan atas seperti Malut United, terutama setelah sempat tertinggal dua gol di babak kedua.

Gol perdana Jacques Medina menjadi sorotan utama, menandakan kontribusi pentingnya bagi tim di momen krusial. Kemenangan ini, meskipun hanya satu poin, sangat berharga bagi PSM Makassar dalam perjalanannya di Liga Super Indonesia musim ini, memberikan suntikan moral yang besar untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sementara itu, Malut United harus menelan pil pahit karena gagal mempertahankan keunggulan di kandang sendiri, namun performa mereka tetap patut diacungi jempol. Pertandingan ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling menarik di pekan ke-25, penuh dengan drama, gol, dan semangat juang yang tinggi dari kedua belah pihak.

You might like

About the Author: angling dharma