PSM Makassar kini tengah berada di bawah tekanan yang luar biasa, menyusul rentetan tiga kekalahan beruntun yang membebani langkah mereka dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Namun, di tengah badai hasil minor ini, pelatih kepala tim, Tomas Trucha, secara tegas menyatakan bahwa PSM Makassar tidak akan menggeser fondasi taktik yang selama ini telah menjadi ciri khas mereka, meskipun kondisi tim saat ini sedang terpuruk. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar menjelang pertandingan krusial pekan ke-24 melawan Persita Tangerang pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026. Trucha mengakui bahwa berbagai kendala signifikan, mulai dari daftar panjang pemain yang cedera hingga akumulasi kartu yang membatasi pilihan skuad, telah menghadirkan tantangan tersendiri. Kendati demikian, ia bergeming bahwa filosofi permainan dan strategi inti yang telah terbukti efektif di awal musim tetap menjadi prioritas utama. Trucha menekankan pentingnya sebuah konsistensi dalam pendekatan taktik sebagai kunci untuk akhirnya meraih kembali hasil yang optimal dan mengembalikan momentum positif bagi tim berjuluk Juku Eja ini.
Pelatih asal Republik Ceko ini memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dampak situasi tim yang dihadapkan pada badai cedera dan hukuman akumulasi kartu. Ia mengakui bahwa kondisi ini secara tak terhindarkan memaksa tim untuk melakukan sejumlah penyesuaian dalam beberapa pertandingan terakhir. "Kita harus melihat masalah yang kita hadapi, mulai dari cedera yang cukup parah, hingga akumulasi kartu yang didapatkan oleh pemain kunci dalam sebelas laga terakhir. Tentu saja, dalam keadaan seperti ini, kita terpaksa harus mengubah beberapa hal dalam pendekatan kita," ujar Trucha dengan nada serius saat sesi konferensi pers yang diselenggarakan di Kota Parepare. Namun, penting untuk digarisbawahi bahwa perubahan yang dimaksud bukanlah sebuah revolusi taktik yang drastis. Trucha menegaskan bahwa penyesuaian yang dilakukan lebih bersifat variatif dan adaptif terhadap situasi yang ada, bukan berarti meninggalkan identitas permainan PSM Makassar. Ia membeberkan bahwa tim telah berupaya untuk melakukan berbagai variasi dan penyesuaian dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk mengoptimalkan potensi umpan cepat dan intensitas pressing ketat yang sempat menjadi kunci keberhasilan PSM Makassar meraih tiga kemenangan beruntun di awal kompetisi musim ini.
Lebih jauh, Trucha mengungkapkan bahwa tim berjuluk Juku Eja ini sempat melakukan eksperimen dengan mencoba kembali menerapkan gaya bermain yang efektif ala pelatih sebelumnya, Bernardo Tavares. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada skema pengaliran bola yang lebih tenang dan terstruktur dari lini tengah. Namun, sayangnya, skema permainan yang diadaptasi ini belum menunjukkan hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan, menurut analisis Trucha, tempo permainan yang lebih lambat tersebut memberikan celah bagi tim lawan untuk kembali ke posisi pertahanan mereka dengan lebih mudah, sehingga membatasi efektivitas serangan PSM Makassar.
Meskipun menghadapi gelombang kekalahan, semangat juang dan keyakinan pada filosofi permainan tetap menjadi pegangan utama bagi PSM Makassar. Tomas Trucha meyakini bahwa ketahanan mental dan konsistensi dalam penerapan taktik adalah dua elemen krusial yang akan membawa tim keluar dari periode sulit ini. Ia menekankan bahwa setiap tim dalam liga profesional pasti akan mengalami pasang surut, dan cara sebuah tim merespons tren negatif inilah yang akan menentukan karakter dan kekuatan mereka di masa depan.
Dalam konteks persiapan menghadapi Persita Tangerang, Trucha menegaskan bahwa fokus utama latihan tim adalah untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain dan memoles kembali eksekusi taktik yang telah mereka kuasai. Ia berharap para pemain dapat kembali menampilkan performa terbaik mereka, seperti yang telah mereka tunjukkan di awal musim ketika mampu bersaing ketat di papan atas klasemen. Trucha juga tidak menutup kemungkinan adanya sedikit perubahan dalam komposisi pemain, terutama untuk mengakomodasi pemain yang sedang dalam kondisi prima atau untuk mengatasi kelemahan spesifik yang terdeteksi dari tim lawan.
Peran penting lini tengah dalam skema permainan PSM Makassar tidak dapat diabaikan. Trucha sangat mengandalkan kreativitas dan daya juang para gelandangnya untuk dapat membangun serangan dari lini kedua. Kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang, serta kemampuan untuk memenangkan duel bola di area tengah lapangan, akan menjadi kunci untuk dapat menguasai jalannya pertandingan melawan Persita Tangerang.
Di sisi pertahanan, Trucha juga terus memantau kondisi para pemain belakangnya. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antar lini dan disiplin dalam menjaga area pertahanan untuk meminimalisir peluang tim lawan mencetak gol. Kehadiran bek-bek yang tangguh dan memiliki kemampuan membaca permainan yang baik sangat dibutuhkan untuk meredam serangan Persita Tangerang yang dikenal memiliki lini depan yang cukup dinamis.
Tomas Trucha tidak ingin para pemainnya terbebani oleh hasil negatif yang telah terjadi. Ia berupaya menciptakan atmosfer yang positif di ruang ganti, di mana setiap pemain merasa didukung dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Ia percaya bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan keyakinan pada taktik yang telah teruji, PSM Makassar akan mampu bangkit dari keterpurukan dan kembali meraih kemenangan.

Menghadapi Persita Tangerang di kandang sendiri, PSM Makassar tentu memiliki ambisi untuk meraih tiga poin penuh. Kemenangan ini tidak hanya akan memperbaiki posisi klasemen, tetapi juga akan mengembalikan kepercayaan diri para suporter yang setia mendukung tim kebanggaan mereka. Trucha berharap para pemain dapat menunjukkan semangat juang yang tinggi dan bermain dengan determinasi penuh di setiap menit pertandingan.
Analisis mendalam terhadap kekuatan dan kelemahan Persita Tangerang juga menjadi bagian dari persiapan matang yang dilakukan oleh tim pelatih PSM Makassar. Trucha dan tim analisnya terus memantau perkembangan permainan tim lawan, mengidentifikasi pola serangan yang sering mereka gunakan, serta mencari celah yang bisa dieksploitasi oleh PSM Makassar. Informasi ini akan menjadi bekal berharga bagi para pemain di lapangan untuk dapat mengambil keputusan yang tepat dan efektif.
Dalam menghadapi jadwal padat kompetisi Super League, manajemen kebugaran pemain juga menjadi perhatian utama. Trucha memastikan bahwa program latihan fisik dan pemulihan yang diberikan kepada para pemain sudah sesuai dengan standar tertinggi, agar mereka dapat tampil prima di setiap pertandingan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
Terakhir, Trucha menegaskan kembali komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi, namun tetap berpegang teguh pada identitas permainan PSM Makassar. Ia optimis bahwa dengan dukungan penuh dari manajemen, staf pelatih, dan seluruh elemen tim, PSM Makassar akan mampu melewati badai ini dan kembali ke jalur kemenangan, membuktikan bahwa mereka adalah tim yang tangguh dan memiliki semangat juang yang tinggi. Pertandingan melawan Persita Tangerang akan menjadi ujian penting untuk membuktikan klaim tersebut.